Pemkot Malang Sediakan Rusunawa untuk Warga Berpenghasilan Rendah

  • 0

Pemkot Malang Sediakan Rusunawa untuk Warga Berpenghasilan Rendah

Category : Berita Terkini

Pemkot Malang menyediakan rumah susun sederhana sewa (rusunawa) untuk mengatasi masalah kebutuhan hunian bagi masyarakat berpenghasilan rendah (MBR).

Wali Kota Malang Mochamad Anton mengatakan, MBR membutuhkan tempat hunian yang terjangkau, baik untuk menyewa maupun membeli. Namun, untuk membeli rumah sederhana di kota, tentu tidak mudah karena harga tanahnya yang tinggi.


Wali Kota Malang Mochamad Anton mengecek Rusunawa Buring, 

“Solusinya, rusunawa dengan tarif sewa yang rendah,” ujarnya di sela-sela Peresmian Rusunawa Buring 2 di Malang

Dengan tinggal di rusunawa, kata dia, maka MBR bisa memenuhi kebutuhan hunian dengan tarif yang terjangkau. Di sisi lain, tempat tinggal mereka berada di tengah kota sehingga tidak terlalu jauh dari tempat kerja mereka.

Ke depan, pembangunan Rusunawa merupakan jawaban atas permasalahan kebutuhan hunian bagi MBR di kota, karena tanahnya yang mahal.

Di samping itu, dengan model pembangunan gedung permukiman yang horizontal, maka dapat menjawab permasalahan keterbatasan ketersediaan tanah di kota.

Dengan begitu, maka penataan kawasan menjadi lebih mudah. Suatu kawasan bisa beragam fasilitas, kaya fungsi, tidak hanya dipenuhi perumahan.

“Di sisi lain, fasilitas hunian merupakan hak dasar yang harus dimiliki setiap keluarga,” ujarnya.

“Pembangunan rumah susun Buring ini merupakan solusi atas kebutuhan perumahan sederhana bagi masyarakat berpenghasilan rendah (MBR) yang belum atau tidak mampu memiliki rumah atau sewa dengan harga yang terjangkau,” ujarnya.

Keberadaan Rusunawa ini juga pas sebagai alat untuk penataan kawasan. Mereka yang menghuni di wilayah daerah bantaran sungai dan tempat-tempat kumuh di kota malang bisa direlokasi ke Rusunawa.

Rusunawa Buring 2 tersebut merupakan hibah dari Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat dengan spesifikasi luas bangunan 20 x 60 meter dan tinggi 16,7 meter dengan 5 lantai. Bangunan tersebut tersedia 96 kamar mandi bagi orang normal dan 2 kamar mandi bagi difabel serta 98 kamar.

sumber : properti.bisnis.com


Leave a Reply