Mudji Windarini (Villa Alga Bogor dan Bekasi)

Mudji Windarini (Villa Alga Bogor dan Bekasi)

Mudji Windarini merupakan alumni DPI yang telah bergabung sejak tahun 2014 dan berdomisili di Cibubur. Saat ini, Bu Mudji sudah memiliki 3 proyek properti. 2 sudah rampung, dan 1 sedang proses pembangunan. Proyek properti pertamanya, Villa Alga @ Cilebut yang berada di komplek perumahan RSCM Cilebut, Bogor sempat mengalami kendala dalam proses pemasaran. Karena belum mengetahui target pasar dan kondisi pasar yang dibidik dengan baik, ia sempat tidak menemukan pembeli selama setahun. Hingga akhirnya, ia mengubah site plan demi menurunkan harga jual dan hasilnya, tidak sampai setahun sudah ludes terjual.

Taktik mengubah site plan yang diterapkan Bu Mudji berimbas pada pengubahan IMB, sehingga cukup menyita waktu. Kendala lain yang ia alami adalah salah memilih partner. Partner yang ia percayakan untuk mengurus perizinan, malah tidak ada kemajuan. Hingga ia meng-handle sendiri proses prizinan tersebut. Total biaya yang ia jadikan modal untuk proyek Villa Alga @ Cilebut adalah Rp 1 milyar.

Berbekal pengalaman dari proyek pertama, Bu Mudji kembali membuka proyek properti lagi di daerah Jatimurni, Bekasi dengan nama Villa Alga @ Kenanga. Lagi-lagi, ia mendapat kendala karena target pasar yang ia bidik tidak sesuai dengan proyek properti yang direncanakan. Akhirnya ia kembali mengubah site plan dan IMB. Dari awalnya akan membangun rumah 1 lantai, menjadi rumah 2 lantai. Karena respon pasar di daerah tersebut lebih menginginkan rumah dengan 2 lantai meskipun dengan harga yang agak mahal. Hasilnya, dalam waktu 1,5 tahun Bu Mudji sukses menjual seluruh unit rumah di Villa Alga @ Kenanga. Luar biasa.

Saat ini, Bu Mudji sedang fokus menggarap proyek Villa Alga 3 yang berlokasi di daerah Wibawa Mukti, Bekasi. Rencananya dalam minggu ini akan soft launching. Total rumah dari Villa Alga 3 sebanyak 22 unit rumah. Bu Mudji mengaku, dalam proyek ketiganya tersebut muncul tantangan karena banyaknya kompetitor di dekat lokasi. Tetapi ia tetap optimis karena sudah menyiapkan strategi pemasaran yang matang berbekal 2 proyek yang sebelumnya ia kerjakan.

Sejak bergabung dengan komunitas DPI, Bu Mudji mengaku semakin termotivasi untuk menjadi developer properti. Meskipun ia sebelumnya bekerja sebagai karyawan di area developer properti, tapi ilmu yang didapatkan dari Bapak Miftachul Amin semakin membuatnya yakin. Apalagi ada konsultasi gratis seumur hidup bagi alumni DPI, ia mengaku sangat terbantu dengan hal tersebut.

Pesan dari Bu Mudji bagi siapapun yang sedang mengembangkan proyek properti adalah sudah berkoordinasi dengan warga sekitar lahan yang akan dikembangkan. Karena tidak semua warga paham mengenai hal tersebut. Setelahnya adalah menganalisa target pasar dan kondisi sosialnya. Sehingga proyek properti yang ditawarkan tepat sasaran sesuai target pasar yang dibidik. Yang terakhir mengenai perizinan, usahakan untuk mengurus perizinan secara mandiri sehingga perkembangannya bisa cepat dipantau. Terakhir, dan yang paling penting adalah komitmen untuk memberikan yang terbaik bagi konsumen.


Leave a Reply

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Arsip

WhatsApp chat WhatsApp Kami