Rupiah vs Dollar

Rupiah vs Dollar

Saat saya menulis ini, dollar tembus 15 ribu rupiah perlembarnya. Entah kenapa setiap kita ngomongin dollar, selalu disandingkan dengan persepsi sedang dukung siapakah penulisnya? Hahaha… lucu.

Coba saya analisa dari sudut pedagang properti tradisional kayak saya. Kemarin pagi, tepatnya tanggal 5 september 2018 saya baru saja transaksi lahan di bali seluas 10.1 hektar yang saya sendiri belum tau untuk apa lahan tersebut. Anggap saja saya membelinya karena khilaf dan tak terencana, nilainya lumayan juga sih, diatas 65 miliar rupiah (Kalau gak ada kerjaan, hitungkan dalam kurs dollar ya… wkwk).

Anggapan saya, lahan di Bali selalu mengalami kenaikan diatas 20% tiap tahunnya, sehingga tentu aman bagi saya untuk investasi di sana, bahkan jika saya tidak perlu menjualnya lagi, maka akan seharga 2x lipat di lima tahun kedepan (hitungan ini bisa meleset lebih tinggi.. jika 2019 presidennya ganti owner DPI… hhahaaaaa… serius amat).

Kembali ke dollar, apakah menurut Anda rupiah akan terpuruk lagi di lima tahun kedepan? Saya gak tahu persis, namun setidaknya saya paham kalau tanah saya naik 100% di lima tahun kedepan asal tidak ada bencana ataupun kuasa Tuhan yang lain yang membuat nilai lahan di Bali terpuruk.

Kawan, tahukah Anda jika nilai tanah di Indonesia tidak ada hubungannya dengan US dollar? Maaf saya pelaku properti, bukan pengamat kurs asing yang bisa jadi analisa saya keliru. Namun biarlah keliru, yang jelas naiknya dollar tidak membuat saya merubah fokus arah bisnis saya dan yang terpenting, naiknya nilai lahan selalu bisa mengalahkan naiknya nilai dollar.

Saran, jika memang takut dengan naiknya nilai us dollar saat ini, segera belikan lahan saja, dan jualah kembali saat rupiah menguat lagi.

Aston Surakarta, Jumat 7 September 2018
Miftachul Amin
Founder DPI

Suksesnya Acara Jazz Traffic 2018 yang Disponsori Oleh Emerald Group

Suksesnya Acara Jazz Traffic 2018 yang Disponsori Oleh Emerald Group

Dalam perhelatan tahunan acara musik jazz anak muda di Surabaya kali ini, Emerald Group mendapat kesempatan untuk berpartisipasi dan ikut memeriahkan acara yang berlangsung selama dua hari tersebut, 25–26 Agustus 2018.

“Tentu saja dalam momen yang bagus ini kami menyambutnya dengan baik,” Ujar Miftachul Amin CEO Emerald Group saat berbicara di Grand City Surabaya.

“Kami mendirikan booth yang berisi permainan dart games, Emerald Group menyediakan permainan seru bagi pengunjung Jazz Traffic Festival 2018.” tambahnya.

Emerald Group

Tidak hanya untuk kalangan remaja saja, semua pengunjung bisa memainkan game tersebut dengan mendapat kesempatan 2x lemparan, jika mengenai titik pusat. Maka pengunjung yang bermain berhak mendapat hadiah voucher senilai 12 juta dan berlaku untuk pembelian salah satu produk Emerald Group pada Grand Emerald Malang.

Acara yang dimulai dari siang hingga malam hari itu sukses mendatangkan artis terkenal seperti Raisa, Tulus, Hivi dan tidak ketinggalan pula pagelaran music jazz yang berlangsung meriah pada ruangan tertutup.

Pengunjung banyak sekali yang datang bahkan tidak hanya datang dari wilayah Surabaya, dari daerah lain Seperti Gresik dan Sidoarjo pun mereka rela datang untuk sekedar menonton artis musisi kesayangan mereka.

Seperti kata Arif asal Sidoarjo salah satu penonton jazz traffic 2018, “Saya datang ke acara jazz traffic untuk melihat Padi Reborn, meskipun tampil terakhir tapi saya mau menunggu untuk melihat secara langsung Fadli cs manggung.” saat ditanyai pada booth Emerald Group.

Banyak keseruan mewarnai acara tahunan tersebut. Tentu saja kami menyambut dengan baik dengan memberikan paket-paket spesial untuk pemirsa jazz traffic 2018.

“Ini event pertama kami mensponsori acara musik jazz, jadi agak kaget melihat animo penonton yang begitu banyak luar biasa saat jazz traffic berlangsung.” komentar Pak Miftachul Amin saat hadir di booth Emerald Group.

Emerald Group & JK Owner Community di Emerald Garden Jombang

Emerald Group & JK Owner Community di Emerald Garden Jombang

Emerald Group pada kesempatan kali ini mengajak komunitas pecinta mobil Jeep yang kerap kita dengar dengan sebutan JK Owner Community untuk hadir mengikuti acara open house & gathering Emerald Garden Jombang yang diselenggarakan pada hari minggu 5 Agustus 2018 di Jombang, Jawa Timur.

Setidaknya ada sekitar 20-an mobil yang datang dan meramaikan acara tersebut, jangan lupa hadir ya kawan tentunya ada banyak sekali kegiatan di lokasi dan ada contest berhadiah yang wajib Anda ikuti.

Akses menuju lokasi sangat gampang sekali dengan melihat rute dari arah Surabaya masuk melalui pintu tol Waru (Sda) s/d keluar pintu Tol Jombang. Dari exit tersebut hanya sekitar 10 menit saja untuk menuju ke lokasi Gathering (melewati ringin contong & embong miring).

Emerald Group

“Datang dan ikuti acara Customer Gathering Emerald Garden Jombang pada hari minggu besok acara berlangsung pada Minggu 05 Agustus 2018 pukul 09.00 pagi.”

Acara tersebut berlokasi di Jl. Prof. Dr. Nurcholis Madjid – Jombang.

Pengunjung bisa langsung menuju lokasi dan ikut bergabung dengan menunjukkan undangan dan mengisi buku tamu yang telah disediakan panita. Acara gratis. Untuk mendaftarkan diri, silakan klik bit.ly/gatheringEGJombang. 

Manfaatkan moment acara ini yang akan dihadiri sekitar 20 unit Jeep dari komunitas JK Owner Community dan kontest fotografi women on jeep, jamuan makan siang, dan perlu diketahui acara ini menghadrikan beberapa komunitas pecinta mobil Jeep yang ada di Jawa Timur.

Anda yang datang dan ikut kontest mendapat kesempatan memenangkan hadiah uang tunai masing-masing Rp.500.000 untuk 2 orang pemenang.

Berikut adalah susunan acara open house & gathering yang dipersembahkan oleh Emerald Group:

  • Open House Emerald Garden
  • Gathering JK Owner
  • Entertainment
  •  Photo Contest
  • Grandprize

 

Indonesia Hadiri Kongres FIABCI di Dubai

Indonesia Hadiri Kongres FIABCI di Dubai

Indonesia turut hadir pada perhelatan akbar pengusaha real estate seluruh dunia pada World Congres FIABCI di Dubai yang berlangsung di Uni Emirat Arab pada tanggal 18 April – 1 Mei 2018 kemarin, kongres ini membahas tentang ditetapkannya Indonesia sebagai tuan rumah pada pertemuan Global Business Meeting yang ke-70.

Suatu momen yang bersejarah bagi pengusaha properti real estate khususnya di Indonesia, karena negara kita akan kedatangan tamu dalam ajang Global Business Meeting yang akan dilaksanakan di Bali 7-10 Desember nanti.

Ditetapkannya Indonesia sebagai tuan rumah federasi FIABCI, ini adalah federasi yang pertama kali digelar di Benua Asia karena selama 69 tahun terakhir federasi ini digelar di negara-negara besar di Eropa.

fiabci

FIABCI pun dikutip dari bahas Prancis “Federation Internationale des Administateurs de Bien-Conselis Immobiliers”, yang mempunyai arti Federasi Realestate Internasional berdiri sejak tahun 1945, Indonesia bergabung dalam federasi ini dari tahun 1977 hingga sekarang dan FIABCI diikuti oleh 60 Negara di seluruh dunia. Negara-negara Asia Pasifik diantara lin adalah Australia, India, Jepang, Indonesia, Korea, Macau, Malaysia, Singapura, Philipina, Taiwan dan Thailand.

Penempatan Bali sebagai tempat berlangsungnya Meeting and Global Business Summit 2018 Kelompok FIABCI Indonesia yang dinaungi oleh Real Estate Indonesia (REI) akan membicarakan dua tema yakni, “Affordable Housing and Sustanable Tourism Development”.

Sistem perumahan dengan harga terjangkau dan berkolaborasi dengan pengembangan pariwisata akan menjadi pembahasan yang menarik karena ini hanya di Indonesia. Dua tema ini sedang banyak dibicarakan dunia dan khususnya negara-negara ketiga yang menjadi prioritas era pemerintah Presiden Jokowi.

“Selama 68 tahun terakhir hanya diadakan diwilayah Benua Eropa saja, jadi ditempatkan Indonesia sebagai tuan rumah merupakan momen yang sangat bersejarah,” kata Solaeman Ketua Umum DPP REI Asia Pasifik. “Ini adalah sesuatu yang luar biasa karena untuk pertama kalinya digelar dikawasan Asia Pasifik, dan bertempat di Pulau Bali, Indonesia”.

Dalam satu tahun terakhir ini banyak yang membicarakan Indonesia di berbagai forum FIABCI tentang rumah rakyat dan mereka banyak yang ini tahu. Eman berkata, Indonesia dalam proyek penyediaan rumah rakyat selama tiga tahun terakhir ini dengan target satu juta unit per tahun sudah cukup baik.

Dari sekitar 60-an negara yang tergabung dalam FIABCI ternyata hanya Indonesia satu-satunya negara yang sistem pemerintahannya membuat konsep rumah murah dengan mengedepankan peran swasta. Banyak sekali negara di dunia yang saat ini meminta dirinya memaparkan bagaimana rule model penyediaan affrodable housing di Indonesia.

FABCI Indonesia juga REI ikut berperan dalam mengharumkan Indonesia di layar Internasional, hal ini sejalan dengan komitmen REI sebagai garda terdepan membangun rumah rakyat.

“Saya mendapat banyak permintaan untuk menyampaikan topik hunian terjangkau ini di Hawaii dan Taiwan, mereka sangat tertarik dan antusias belajar model bisnis property di Indonesia, harapan mereka dapat diterapkan di negaranya,” kata Eman.